Rapimprov Kadin Jawa Tengah 2015

Patra Jasa Convention Hotel Semarang, 26 Oktober 2015

Rapimprov Kadin Jateng Tahun 2015 degan tema “Sinergitas Dunia Usaha dan Pemerintah Menuju Kondisi Perekonomian yang Lebih Baik” diselenggarakan pada Senin tanggal 26 Oktober 2015 di Patra Jasa Convention Hotel yang dihadiri pula oleh Gubernur Jawa tengah Bp. Ganjar Pranowo. Adapun isi acara dalam kegiatan tersebut meliputi :

1.Kadin Reward yang diberikan kepada Kadin Kota Surakarta, Kadin Kab. Pekalongan, Kadin Kab. Brebes, Kadin kab Klaten, Kadin Kab. Wonogiri dalam berbagai kategori reward yang berbeda.

2.Penandatanganan MOU kerjasama yang meliputi :

a.Kerjasama dengan PT. Titian Sakti Rizki yaitu kerjasama dalam hal pengiriman SDM ke Jepang untuk study / learning sehingga mempunyai bekal keahlian & ketrampilan lebih yang diperuntukkan khusus untuk pelaku industri kecil & menengah

b.Kerjasama dengan PT. POS Indonesia dalam hal pengiriman dokumen & paket ke seluruh wilayah luar negeri khususnya negara-negara ASEAN, sehingga lebih mudah dan efektif sebagai bentuk persiapan menghadapi MEA 2015.

3.Talkshow dengan tema “Forecast Ekonomi 2016” dengan pembicara dan isi materi sebagai berikut :

a.Iskandar Simorangkir dari Bank Indonesia

Tantangan perekonomian Indonesia meliputi tantangan global dan tantangan internal. Adapun tantangan global tersebut mencakup harga komoditer baik migas dan non migas, ketidakpastian keuangan secara mendunia, serta global growth yang terbatas. Sedangkan tantangan internal tersebut meliputi pertumbuhan ekonomi yang masih sluggish, tekanan stabilitas rupiah, current transaksi yang berjalan defisit yang dipengaruhi oleh daya konsumsi Indonsia mengalami higher pleasure dimana semakin tinggi pendapatan seseorang akan semakin tinggi pula tingat konsumsi.

Namun demikian, walaupun pertumbuhan ekonomi melambat, tetapi secara global Indonesia berada di posisi 5 terbesar pertumbuhan ekonominya, sehingga dapat dikatakan bahwa kondisi saat ini terjadi karena kondisi global yang memang mengalami penurunan, bukan karena faktor internal semata.

Sehingga diharapkan di tahun 2016 diperkirakan akan mengalami pertumbuhan 5% – 5,4%.

b.Irwan Hidayat dari PT. Jamu Sido Muncul

Diceritakan bahwa PT. Jamu Sido Muncul pernah mengalami stugnant pertumbuhan ekonominya, sehingga di titik itulah dilakukan perubahan-perubahan. Adapun kunci perubahan tersebut meliputi :

  • Membangun kepercayaan

Untuk membangun kepercayaan diperlukan komitmen yang kuat dan waktu yang lebih, seperti halnya dengan Sido Muncul yang memanfaatkan dana iklan untuk membangun pariwisata & social activity (CSR), serta melakukan uji toksisitas walaupun dalam industri jamu hal tersebut tidak diperlukan. Hal ini dilakukan demi mendapat & membangun kepercayaan dari masyarakat sebagai konsumen & pemerintah sebagai fasilitator.

  • Nekad / berani

Kunci lainnya dalam mencapai kesuksesan usaha yaitu keberanian mengambil resiko. Bagi seorang pengusaha harus mempunyai feeling yang kuat sebagai pengusaha, sehingga mempunyai keyakinan dan semangat untuk terus maju.

Dalam mengahadapi MEA diperlukan perhatian terhadap kepentingan lingkungan dan harus ada pengawasan dari birokrat.

c.Dr. Agus Hermanto wakil Ketua DPR RI

Kondisi ekonomi saat ini masih sangat jauh dari apa yang sudah ditargetkan oleh pemerintah yaitu sebesar 7%, karena kenyataannya saat ini pertumbuhan ekonomi yang terjadi pada kuartal II yaitu sebesar 4,7% dan pada kuartal III sebesar 4,9%. Adapun beberapa faktor yang mempengaruhinya yaitu :

  • Faktor Ekternal : harga komoditas masih rendah, pertumbuhan ekonomi yang stagnant di negara-negara besar, suku bunga fed fund yang tidak menentu
  • Faktor Internal : konsumsi mengalami penurunan, melambatnya investasi, dan terjadinya inflasi

Sehingga yang harus dilakukan dalam kebijakan pemerintah mencakup : menyediakan fasilitas, mengatur ekonomi, campur tangan politik, memaksa untuk merubah strategi perubahan ekonomi nasional, paket kebijakan harus dikuatkan oleh pelaku usaha, serta adanya kebijakan dari Bank Indonesia yang mendukung.

Kebijakan-kebijakan tersebut dirasa belum menguatkan daya beli masyarakat, sehingga diperlukan bantuan sosial seperti BLT. Karena dengan ini golongan masyarakat bawah dapat mampu mempunyai daya beli.

Dalam hal ini pada kuartal IV prospek / prediksi akan terjadi pertumbuhan ekonomi 4,7% – 5,1% yang dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti permintaan pasar global dan voltabilitas pasar keuangan. Sedangkan dari faktor internal diharapkan kondisi dan kepentingan internal semakin membaik.

d.Aviliani, SE. ME seorang ekonom nasional

Menurut pengamatan, yang tidak terkena dampak dari inflasi dan kondisi ekonomi saat ini adalah masyarakat dengan pendapatan menengah ke atas, sehingga tidak heran jika hotel atau restoran-restoran mewah masih terlihat ramai. Sehingga yang harus dijaga adalah daya konsumsi, baik konsumsi masyarakat golongna atas, menengah, maupun golongan bawah. Dan harus ada fleksibelitas ekonomi untuk mencegah terjadinya inflasi dan keadaan ekonomi yang semakin buruk.

4.Rapat & Sidang Pleno Kadin Jawa Tengah

Di dalam rapat pleno tersebut dipaparkan beberapa materi yaitu :

  • Laporan Ketua Dewan Pertimbangan Kadin Jateng
  • Laporan Ketua Umum Kadin Jateng perihal pelaksanaan Program Kerja Kadin Jateng tahun 2013 – 2015, serta ringkasan Rencana Program Kerja tahun 2015 – 2016.
  • Sidang-sidang komisi yang membahas : Komisi A (Bidang Organisasi, Keanggotaan, dan Kelembagaan) ; Komisi B ( Rencana Program Kerja Dewan Pengurus Kadin Jawa Tengah) ; dan Komisi C (Bidang Poko-pokok Pikiran Visi dan Misi)
  • Penyampaian hasil sidang Komisi
  • Penetapan & perumusan Rapimprov 2015 Kadin Jateng

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *